Toko Pagar Besi BRC Kota Binjai
Toko Pagar Besi BRC Kota Binjai

Toko Pagar Besi BRC Kota Binjai

Diposting pada 581 views

Toko Pagar Besi BRC Kota Binjai

Toko Pagar Besi BRC Kota Binjai. Bagi warga Binjai Barat , Binjai Kota , Binjai Selatan , Binjai Timur , Binjai Utara dan sekitarnya yang membutuhkan pagar BRC, MADANIAH Pabrik produsen pintu pagar besi BRC Hot Dip Galvanized dan Electro Plating jual harga murah semua ukuran beserta aksesoris tiang pagar BRC dan kawat duri untuk distributor suplier toko besi dan bangunan. Kami siap memenuhi kebutuhan Pagar Tower BTS, Jalan, Gedung, Pabrik, Sekolahan, Pondok, Bandara, Pelabuhan, Lahan Pekarangan / Perkebunan, Perumahan, Halaman Rumah Sakit dan kebutuhan lainnya. Memenuhi kebutuhan toko besi dan proyek anda berapapun kebutuhannya.

Toko Pagar Besi BRC Kota Binjai
Toko Pagar Besi BRC Kota Binjai

Pagar BRC (British Reinforced Concrete) adalah pagar yang terbuat dari besi beton dengan diameter 5mm, 6mm, 7mm, dan 8mm. Bagian ujung pagar ditekuk sedemikian rupa sehingga memberi efek penguatan (reinforcement) dan dari beberapa besi beton yang ditekuk kemudian disatukan dengan pengelasan electric sehingga membentuk suatu lembaran (panel). Agar pagar BRC tahan karat dan tahan dari segala cuaca, maka besi betonnya dilapisi melalui proses galvanis (hot dip galvanized atau electroplating galvanized).

Keunggulan pagar besi BRC selain dari harga yang relatif murah, Pemasangannya yang sangat mudah dan praktis sehingga sangat disukai, bahkan untuk keindahan rumah sekalipun. Pagar kami siap pasang yang terbuat dari lembaran jaring kawat baja las dan kami bisa mendesaign sesuai permintaan anda baik pagar,pintu,tiang yang anda minta. Madaniah juga menerima pemasangan pagar dan pembuatan pintu BRC sesuai ukuran yang dibutuhkan.

Jenis jenis pagar besi BRC

Perbedaan finishing Hot Dip Galvanized dan Electroplating Galvanized:

  1. Hot Dip Galvanized (permukaan lebih kasar; ketahanan terhadap korosi/karat 9-10 tahun
  2. Electroplating / UCP Galvanized (permukaan lebih halus;ketahanan terhadap korosi/karat 4-5 tahun

Fungsi Pagar Besi BRC:

  1. Sebagai pagar pengaman/pembatas untuk berbagai property seperti: Rumah tinggal / Perumahan / Taman
  2. Pertokoan / Perkantoran
  3. Pabrik / Pergudangan
  4. Pelabuhan / Depo Kontainer
  5. Lapangan olah raga / Sekolah / Bandara Udara
  6. Tower BTS / Berbagai Proyek
  7. Gudang Penyimpanan
Aksesoris-aksesoris yang dipakai BRC:
    1. Mur-Baut M8 x 80 mm (finishing Electroplating Galvanized)
    2. Mur-Baut M8 x 100 mm (finishing Electroplating Galvanized)
    3. Mur-Baut M8 x 80 mm (finishing Hot Dip Galvanized)
    4. Mur-Baut M8 x 100 mm (finishing Hot Dip Galvanized)
    5. U-Clip/ Klem (finishing Electroplating Galvanized)
    6. U-Clip/ Klem (finishing Hot Dip Galvanized)

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi nomor kontak telepon kami atau datang langsung ke tempat kantor /workshop kami selama jam kerja, 08.00-16.00 untuk mendapatkan penawaran yang terbaik dari kami. Kunjungi link Daftar Harga BRC Terbaru untuk mengetahui daftar harga BRC dari MADANIAH.

Ulasan Singkat Sekilas Tentang Kota Binjai

Binjai adalah salah satu kota (dahulu daerah tingkat II berstatus kotamadya) dalam wilayah provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Binjai terletak 22 km di sebelah barat ibukota provinsi Sumatera Utara, Medan. Sebelum berstatus kotamadya, Binjai adalah ibukota Kabupaten Langkat yang kemudian dipindahkan ke Stabat. Binjai berbatasan langsung dengan Kabupaten Langkat di sebelah barat dan utara serta Kabupaten Deli Serdang di sebelah timur dan selatan. Binjai merupakan salah satu daerah dalam proyek pembangunan Mebidang yang meliputi kawasan Medan, Binjai dan Deli Serdang. Saat ini, Binjai dan Medan dihubungkan oleh jalan raya Lintas Sumatera yang menghubungkan antara Medan dan Banda Aceh. Oleh karena ini, Binjai terletak di daerah strategis di mana merupakan pintu gerbang Kota Medan ditinjau dari provinsi Aceh.

Pada masa silam kota Binjai disebut sebagai sebuah kota yang terletak di antara Sungai Mencirim di sebelah timur dan Sungai Bingai di sebelah barat, terletak di antara dua kerajaan Melayu yaitu Kesultanan Deli dan Kerajaan Langkat. Berdasarkan penuturan para leluhur, baik yang dikisahkan atau yang diriwayatkan dalam berbagai tulisan yang pernah dijumpai, kota Binjai itu berasal dari sebuah kampung yang kecil terletak di pinggir Sungai Bingai, kira-kira di Kelurahan Pekan Binjai yang sekarang. Upacara adat dalam rangka pembukaan Kampung tersebut diadakan di bawah sebatang pohon Binjai (Mangifera caesia) yang rindang yang batangnya amat besar, tumbuh kokoh di pinggir Sungai Bingai yang bermuara ke Sungai Wampu, sungai yang cukup besar dan dapat dilayari sampan-sampan besar yang berkayuh sampai jauh ke udik.

Di sekitar pohon Binjai yang besar itulah kemudian dibangun beberapa rumah yang lama-kelamaan menjadi besar dan luas yang akhirnya berkembang menjadi bandar atau pelabuhan yang ramai didatangi oleh tongkang-tongkang yang datang dari Stabat, Tanjung Pura dan juga dari Selat Malaka. Kemudian nama pohon Binjai itulah yang akhirnya melekat menjadi nama kota Binjai. Konon pohon Binjai ini adalah sebangsa pohon embacang dan istilahnya berasal dari bahasa Karo.

Dalam versi lain yang merujuk dari beberapa referensi, asal-muasal kata “Binjai” merupakan kata baku dari istilah “Binjéi” yang merupakan makna dari kata “ben” dan “i-jéi” yang dalam bahasa Karo artinya “bermalam di sini”. Pengertian ini dipercaya oleh masyarakat asli kota Binjai, khususnya etnis Karo merupakan cikal-bakal kota Binjai pada masa kini. Hal ini berdasarkan fakta sejarah, bahwa pada masa dahulu kala, kota Binjai merupakan perkampungan yang berada di jalur yang digunakan oleh “Perlanja Sira” yang dalam istilah Karo merupakan pedagang yang membawa barang dagangan dari dataran tinggi Karo dan menukarnya (barter) dengan pedagang garam di daerah pesisir Langkat. Perjalanan yang ditempuh Perlanja Sira ini hanya dengan berjalan kaki menembus hutan belantara menyusuri jalur tepi sungai dari dataran tinggi Karo ke pesisir Langkat dan tidak dapat ditempuh dalam waktu satu atau dua hari, sehingga selalu bermalam di tempat yang sama, begitu juga sebaliknya, kembali dari dataran rendah Karo yaitu pesisir Langkat, Para perlanja sira ini kembali bermalam di tempat yang sama pula, selanjutnya seiring waktu menjadi sebuah perkampungan yang mereka namai dengan “Kuta Benjéi”.

(Sumber)

Toko Pagar Besi BRC Kota Binjai Sumatera Utara Pabrik Produsen Distributor Supplier Jual Murah Harga Terbaru Jasa Pasang Pembuatan Kawat Duri Tiang Besi U Clip Pagar Besi BRC Provinsi, Kabupaten dan Kota Asahan Kisaran, Batubara Limapuluh, Dairi Sidikalang, Deli Serdang Lubuk Pakam, Humbang Hasundutan Dolok Sanggul, Karo Kabanjahe, Labuhanbatu Rantau Prapat, Labuhanbatu Selatan Kota Pinang, Labuhanbatu Utara Aek Kanopan, Langkat Stabat, Mandailing Natal Panyabungan, Nias Gunung Sitoli, Nias Barat Lahomi, Nias Selatan Teluk Dalam, Nias Utara Lotu, Padang Lawas Sibuhuan, Padang Lawas Utara Gunung Tua, Pakpak Bharat Salak, Samosir Pangururan, Serdang Bedagai Sei Rampah, Simalungun Raya, Tapanuli Selatan Sipirok, Tapanuli Tengah Pandan, Tapanuli Utara Tarutung, Toba Samosir Balige, Kota Binjai Kota Gunungsitoli, Kota Medan, Kota Padangsidempuan, Kota Pematangsiantar, Kota Sibolga, Kota Tanjungbalai, Kota Tebing Tinggi