Pabrik Produsen Toko Pagar BRC Sendangtirto Berbah Sleman
Pagar BRC Sendangtirto Berbah Sleman

Pengiriman Pagar BRC Sendangtirto Berbah Sleman

Diposting pada 254 views

Pabrik Produsen Toko Pagar BRC Sendangtirto Berbah Sleman

Pabrik produsen toko pagar BRC Sendangtirto Berbah Sleman. Pagar BRC adalah singkatan dari British Reinforced Concrete ditemukan oleh sebuah perusahaan konstruksi di Singapura. Lalu di Indonesia dikenal dengan sebutan pagar BRC yang sebenarnya terbuat dari besi beton dengan diameter 5mm sampai 8mm (tergantung dari ketinggian pagar, semakin tinggi semakin besar diameternya). Pagar BRC adalah panel pagar minimalis yang siap pasang dan semakin banyak digunakan.

Salah satu konsumen yang mempercayakan berbelanja pagar BRC kepada kami yaitu :
Nama Konsumen Pemesan : Bapak Suratono
Tempat / Alamat Pengiriman : Jl. Gambiran, Sendangtirto, Kec. Berbah, Sleman
Ukuran dan Jenis Pagar BRC yang dipilih : Tinggi 150 6 Ep

Bagi warga Jogotirto, Kalitirto, Tegaltirto dan sekitarnya yang membutuhkan pintu atau pagar BRC seperti Bapak Suratono, baik pagar pintu besi BRC tipe elektroplating atau Hot Dip, Tiang BRC, Klem / U-Clip aksesoris BRC, dan Kawat duri silahkan meghubungi kami untuk mendapatkan harga penawaran terbaik dari kami, silahkan menghubungi kami untuk bertanya-tanya, ber-konsultasi terlebih dahulu mengenai daftar harga terbaru, ukuran dan jenis pagar BRC sesuai kebutuhan anda. Selain menyediakan panel pagar BRC madaniah juga menerima jasa pembuatan pemasangan pintu dan pasang pagar BRC.

Kegunaan Pagar BRC diantaranya adalah :

  1. pagar pengaman / pembatas untuk berbagai property seperti: Rumah tinggal / Perumahan / Taman.
  2. Pertokoan (Ruko) / Perkantoran.
  3. Pabrik / Pergudangan.
  4. Pelabuhan / Depo Kontainer.
  5. Lapangan olah raga / Sekolah / Bandar Udara.
  6. Tower BTS / Berbagai Proyek

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi link DAFTAR HARGA BRC TERBARU untuk mengetahui daftar harga BRC ukuran besi 5, 6, 7 dan 8 type elektroplating dan Hot Dip galvanis yang terbaru.

Berikut ini adalah galeri dokumentasi gambar foto pengiriman pagar BRC Jl. Gambiran, Sendangtirto, Kec. Berbah, Sleman

Pabrik Produsen Toko Pagar BRC Sendangtirto Berbah Sleman
Pagar BRC Sendangtirto Berbah Sleman

Ulasan Singkat Sekilas Tentang Sendangtirto Berbah Sleman

Sendangtirto adalah desa di kecamatan Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Sleman adalah sebuah kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini adalah Sleman. Sleman dikenal sebagai asal buah salak pondoh. Berbagai perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta sebenarnya secara administratif terletak di wilayah kabupaten ini, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

Keberadaan Kabupaten Sleman dapat dilacak pada Rijksblad no. 11 Tahun 1916 tanggal 15 Mei 1916 yang membagi wilayah Kasultanan Yogyakarta dalam 3 Kabupaten, yakni Kalasan, Bantul, dan Sulaiman (yang kemudian disebut Sleman), dengan seorang bupati sebagai kepala wilayahnya. Dalam Rijksblad tersebut juga disebutkan bahwa kabupaten Sulaiman terdiri dari 4 distrik yakni: Distrik Mlati (terdiri 5 onderdistrik dan 46 kalurahan), Distrik Klegoeng (terdiri 6 onderdistrik dan 52 kalurahan), Distrik Joemeneng (terdiri 6 onderdistrik dan 58 kalurahan), Distrik Godean (terdiri 8 onderdistrik dan 55 kalurahan). Berdasarkan Perda no.12 Tahun 1998, tanggal 15 Mei tahun 1916 akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Sleman. Menurut Almanak, hari tersebut tepat pada Hari Senin Kliwon, Tanggal 12 Rejeb Tahun Je 1846 Wuku Wayang.

Berdasar pada perhitungan tahun Masehi, Hari Jadi Kabupaten Sleman ditandai dengan surya sengkala “Rasa Manunggal Hanggatra Negara” yang memiliki sifat bilangan Rasa= 6, Manunggal=1, Hanggatra=9, Negara=1, sehingga terbaca tahun 1916. Sengkalan tersebut, walaupun melambangkan tahun, memiliki makna yang jelas bagi masyarakat Jawa, yakni dengan rasa persatuan membentuk negara. Sedangkan dari perhitungan tahun Jawa diperoleh candra sengkala “Anggana Catur Salira Tunggal”. Anggana=6, Catur=4, Salira=8, Tunggal=1. Dengan demikian dari candra sengkala tersebut terbaca tahun 1846.(Sumber)